Motherboard Pentium 4

Pengalaman ini terjadi pada saat saya memperbaiki komputer salah seorang user dikantor cabang perusahaan. Dari hasil laporan, sementara dugaan ku adalah Power Supply atau Motherboard. Mendapat laporan bahwa ada komputer yang bermasalah, segera lakukan pemeriksaan. Pertama coba test Powersupply, ternyata bukan. Lalu kuputuskan bahwa Motherboard rusak, karena Prosessor P.4 – 2.66 Mhz, aku meminta untuk dibelikan Motherboard Soket 478, tanpa memeriksa kembali. Berdasarkan pengalaman bahwa P.4 banyak yang menggunakan Motherboard Soket 478.
Beberapa hari kemudian Motherboard yang baru telah dibeli dan siap dipasang. Kemudian saya bongkar Motherboard, lepas Prosessor. Ketika akan memasang Prosessor pada Motherboard yang baru, ternyata tidak cocok, karena Soket Motherboard yang asli mempunyai type LGA 775 bukan LBA 478. Malu rasanya karena salah meminta Motherboard. Segera aku telepon toko tempat membeli yang memang sudah saya kenal dan mengatakan bahwa “orang saya” telah salah beli Motherboard. Untungnya pemilik toko memahami dan bersedia menukar Motherboard. Segera menuju toko komputer dengan membawa Head Prosssor. Sesampai di toko, melakukan penukaran Motherboard dan langsung test dipasang Prosessor. Setelah selesai, kembali kekantor untuk melakukan pemasangan Motherboard. Motherboard, Fan Prosessor dan Memori langsung dipasang, kemudian coba dihidupkan, masuk Bios. Tidak berapa lama komputer mati…. Bingung… masalah apa lagi ini….. Hidupkan kembali, masuk Bios, Cek suhu prosessor… Ternyata suhunya panas sekali, pertama start mencapai 90o, terus naik mencapai 100o dan mati. Kesimpulan ku suhu prosessor tidak normal atau terlalu panas. Coba cari jalan keluar lewat internet dan mendapat masukan bahwa kemungkinan besar Fan Prosessor bermasalah. Apakah harus ganti Fan Prosessor…?? Coba lepas Fan, pasang kembali, hidupkan, ternyata suhu turun, pertama start 80o, terus naik mencapai 100o dan mati. Kencangkan kembali Fan Prosessor, hidupkan, pertama start 50o, terus naik mencapai 65o, ini tidak normal, jika komputer digunakan, suhu bisa mencapai 100o, normalnya suhu adalah berkisar antara 40o – 50o, kencangkan kembali Fan Prosessor, suhu normal 40o – 44o, standbye 5 menit suhu tetap normal.Oke…. Akhirnya selesai sudah…..
Meneruskan perbaikan komputer yakni Windows Repair, seting yang lainnya, finishing dan selesai. Komputer sudah siap digunakan kembali……….. Alhamdulillah……..

Kesimpulan dari peristiwa ini adalah : Jangan terburu-buru mengambil keputusan, Cari tahu lebih banyak tentang permasalahan dan Terus mencoba tanpa putus asa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: