Pemilu 2008

Hari Kamis tanggal 09 April 2009, adalah Hari yang menurut orang banyak merupakan titik awal perjalanan Negeri ini 5 tahun kedepan. Ya… Karena tanggal 09 April 2009, seluruh Warga Negara Indonesia melakukan suatu hajat besar secara nasional yang dinamakan PEMILU. Masyarakat pada tanggal tersebut melakukan pemilihan terhadap calon-calon legislatif (CaLeg) yang diharapkan dapat melakukan perubahan terhadap negeri ini agar semakin maju dan dapat menyuarakan suara rakyat Indonesia yang sebagian masih belum dapat hidup dengan layak.

Sebelum pelaksanaan PEMILU, para CaLeg berkampanye dan memperkenalkan diri terhadap Warga di daerah pemilihan masing-masing. Bisa kita lihat disudut-sudut kota dan desa banyak terpajang foto-foto CaLeg, yang akan memperebutkan kursi. Saya sendiri sempat bingung harus pilih yang mana, karena semua CaLeg tersebut, tidak pernah saya kenal sebelumnya.

Sebelum pelaksanaan PEMILU, seluruh warga yang sudah memenuhi persyaratan sebagai pemilih, akan diberi undangan untuk melakukan pemilihan. Tapi sampai hari pemilihan seluruh teman-teman penghuni kontrakan tidak mendapat surat undangan tersebut termasuk Saya. Kami tidak mempermasalahkan, karena dari awal memang tidak berminat untuk memilih.

Sekitar jam 10.00, saya diajak teman untuk main ke TPS (Tempat Pemungutan Suara), hanya sekedar menyaksikan jalannya pemilihan. Sesampai di TPS, beberapa warga sedang menunggu panggilan untuk memilih. Saya dan temanku menuju sebuah papan besar, disana terdapat nama-nama partai dan CaLeg yang harus dipilih. Dipapan tersebut terdapat pula nama-nama Daftar Pemilih Tetap (DPT). Teman saya sibuk mencari namanya pada DPT, sedangkan saya masih memperhatikan para foto-foto CaLeg. Saya dikejutkan oleh teman saya yang mengatakan bahwa Nama Saya ada dalam DPT. Saya coba lihat… dan ternyata memang benar. Saya diam saja, karena memang tidak berminat untuk memilih. Ketika hendak meninggalkan TPS, Pak RT yang merupakan salah satu panitia di TPS tersebut, memberikan surat undangan Pemilihan kepada saya, dan mempersilahkan untuk mendaftarkan diri. Akhinya saya ikut juga menyumbangkan suara dalam PEMILU 2009 ini. Sedangkan teman saya tidak mendapat surat undangan Pemilihan, sempat protes terhadap Panitia, tetapi tetap tidak bisa ikut memilih, karena namanya tidak terdapat pada DPT.

Didalam bilik suara saya bingung harus milih yang mana. Kertas suara yang sangat besar, menyulitkan saya untuk melakukan pemilihan. Ada 4 kertas suara yang harus dipilih. 3 kertas suara terdapat Nama Partai dan nama CaLeg, 1 ketas suara lagi hanya terdapat nama-nama calon DPD. Karena tidak ada satupun yang saya kenal, akhirnya saya memutuskan untuk hanya memilih Partai saja. Dengan harapan para wakil-wakil rakyat yang nantinya terpilih dapat menjadikan Indonesa lebih baik lagi, dan dapat menyampaikan suara rakyat Indonesia yang sebagian memang belum bisa hidup dengan layak. Semoga…. dan Semoga….!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: