Kenangan puasa dan lebaran waktu kecil

Sudah hampir setengah bulan perjalanan puasa dibulan Ramadhan tahun ini. Jadi teringat saat menjalan puasa waktu aku masih kecil dahulu.  Ada beberapa kenangan yang mungkin akan selalu aku ingat saat puasa waktu kecil dahulu. Saya sangat antusias untuk menjalankan puasa, belum terpikir soal ibadah… yang terpikir adalah menghitung berapa hari saya menyelesaikan puasa, karena ada hadiah uang dalam setiap hari puasa, dimana hadiah tersebut akan diberikan pada saat lebaran. Terkadang pula hadiah uang tersebut diganti dengan baju atau sepatu baru, yang akan dipakai pada saat lebaran.

Dahulu ada istilah puasa setengah hari… Dan hadiah yang diterima juga setengah dari hadiah yang seharusnya diterima. Jadi pada waktu itu yang terpikir adalah bagaimana caranya agar bisa puasa sehari penuh, biar hadiahnya penuh juga. Ada sugesti yang ditanamkan oleh para orang tua saat itu.. “Tidak boleh ikut sahur kalau tidak puasa, nanti matinya jadi ulat kelapa…” (ulat kelapa : ulat yang biasanya terdapat pada bonggol pohon kelapa yang berwarna putih, besarnya kira-kira seukurang jempol orang dewasa..*red). Dengan sugesti tersebut, banyak anak-anak yang entah secara terpaksa atau kesadaran sendiri akhirnya ikut berpuasa walaupun hanya setengah hari…

Pada saat menjalankan puasa, terkadang berbohong… yang lebih parah adalah ketika saya mencuri nasi beserta lauknya, lalu dimakan dibawah tempat tidur, setelah selesai piring bekas makan tidak dikembalikan melainkan tetap ditinggal dibawah tempat tidur, lalu berpura-pura puasa kembali… Terkadang pula saya puasa setengah hari, tapi ngaku sama teman-teman bahwa saya masih puasa, malunya lagi masih ada sisa nasi di kaki saya dan teman-teman mengetahuinya… Terkadang saya juga mensiasati agar saya kuat puasa dengan cara berendam di sungai sampai beberapa lama… Masih banyak lagi kejadian yang kalo diingat sangat menggelikan…. Yang paling sering adalah batal puasa, tapi tetap ngaku puasa…

Pada akhir ramadhan, ada tradisi di desaku yang biasanya disebut dengan istilah “MALAMAN”, yakni menyalakan obor pada setiap rumah… Tradisi ini biasanya dilaksanakan pada malam 21, 23, 25, 27, 29 bulan ramadhan, untuk menyambul Lailatul Qodar. Bagi anak-anak, kami akan berkeliling kampung secara rombongan membawa obor dan menyanyikan lagu-lagu rakyat. Dan lebih membahagiakan lagi menjelang akhir Ramadhan, anak-anak sibuk menghitung jumlah hari mereka puasa, untuk menagih hadiah yang dijanjikan orang tua. Biasanya saling ledek antara adik kakak dan teman-teman yang lebih sedikit jumlah hari berpuasa. Ada rasa penyesalan ketika mengetahui bahwa jumlah hari berpuasa paling sedikit, karena akan berpengaruh pada hadiah yang akan diterima, dan berjanji dalam hati sendiri untuk berpuasa lebih banyak lagi di tahun mendatang.

Pada saat lebaran, anak-anak paling bergembira, dengan pakaian baru setelah shalat idh, berkelompok mendatangi setiap rumah penduduk untuk mengucapkan Selamat Lebaran – Mohon maaf lahir batin. Terkadang tuan rumah yang berkecukupan, memberikan sedikit uang kepada anak-anak tersebut.  Suasana ini biasanya bisa dilihat pada hari pertama dan kedua lebaran. Hari-hari berikutnya, biasanya hanya stand bye dirumah menunggu tamu jauh dan atau ikut orang tua berkunjung kesaudara jauh.

Saya sangat merindukan suasana puasa dan lebaran waktu kecil dahulu… Sekarang saya pun memperlakukan keponakan yang masih kecil seperti itu agar mereka bersemangat untuk berpuasa. Jadi sudah dipastikan pulang kampung besok, para keponakan akan datang kerumah. Saya akan bertanya berapa hari mereka berpuasa, walaupun tidak berpengaruh terhadap hadiah yang akan mereka terima, tapi setidaknya ada kebanggaan mereka ketika menyebutkan jumlah hari mereka berpuasa.

Bagaimana dengan kenangan puasa anda waktu kecil dulu….. Mari berbagi pengalaman dengan memberi comment pada artikel ini…. Selamat berpuasa, selamat hari raya – Minal a’din wal fa idhzin, mohon maaf lahir dan batin…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: