Mendakwa diri sendiri

Pernahkah anda berada dalam 2 situasi ini…

Situasi Pertama :
Dalam suatu persidangan dengan terdakwa bernama Handi
HAKIM : Saudara Handi… Tahukah saudara mengapa anda dipanggil kemari…
HANDI : Tidak tahu Bapak Hakim yang mulia….
HAKIM : Baiklah akan kami jelaskan. Kamu dipanggil kemari untuk mengikuti persidangan karena kamu telah melakukan kesalahan. Sekarang, silahkan kamu ceritakan kepada kami, apa kesalahan kamu dan hukuman apa yang pantas buat kamu, serta laksanakan hukuman tersebut.
HANDI : @@??!!

Situasi Kedua :

Seorang penghuni kost yang bernama “Piyan” dipanggil oleh 3 orang teman sekamarnya yang masing masing bernama Budi, Juni dan Amad.
AMAD : Piyan, kamu tahu ngapain kita ngumpul malam ini…
PIYAN : Gak tahu….
AMAD : Kita sudah beberapa bulan kost satu kamar….., selama ini sepertinya gak ada masalah, tapi sebenarnya ada masalah besar.
PIYAN : Apa masalah itu mari kita pecahkan bersama.
JUNI : Masalahnya ada sama kamu.
PIYAN : Masalah apa…?? Selama ini saya gak punya masalah sama kalian.
BUDI : Pokoknya masalah itu ada sama kamu, kami bertiga gak ada masalah.
AMAD : Sekarang coba kamu pikir lagi, kira-kira apa kesalahan kamu…
JUNI : Iya kamu cari sendiri kesalahan kamu, dan putuskan sekarang juga.
BUDI : Kami akan mengikuti apapun keputusan kamu.
PIYAN : Baik kalau begitu. Terus terang saya sendiri gak tahu kesalahan saya., tapi saya akan buat keputusan.
AMAD : Bagus… Apa keputusan kamu..??
PIYAN : Saya akan keluar dari kamar kost ini. Beri saya waktu 1 minggu untuk cari tempat kost baru.

“MENDAKWA DIRI SENDIRI…” Itulah kesimpulan saya terhadap kedua situasi diatas. Dimana seseorang yang dinyatakan bersalah, diharuskan mencari kesalahannya, dan membuat keputusan sendiri.. Kita tidak akan mungkin menilai diri kita sendiri, karena terkadang baik menurut kita belum tentu baik pula menurut orang lain. Dan kita memerlukan orang lain untuk memperingatkan kita.

One Response to “Mendakwa diri sendiri”

  1. Ah, perasaan dulu pernah berada pada posisi seperti kasus yang nomor 2.
    cuman aku ga mengakui kesalahan, lha wong aku ga salah. dan ga ampe pindah kost segala.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: