Dasar Kucing

Dasar Kucing…” Itu adalah status FB saya hari Senin (3/5), kemudian saya Re Post kembali pada hari Selasa sampai dengan Sabtu….. Ternyata tidak ada satupun yang komen pada status tersebut, Gak heran memang, karena banyak status yang saya postkan pada FB, dibiarkan begitu saja oleh teman-teman FB atau gak ada yang komen…. Gak masalah, karena memang aku bukan seseorang yang butuh komen atau perlu di komen. Enjoy aja….

Saya akan menceritakan latar belakang atau cerita dari starus FB “Dasar Kucing” tersebut. Berawal dari minggu sore hari ketika aku membeli beberapa potong ikan untuk lauk makan, satu diantarnya digondol kucing… Jengkel memang, tapi mau apa dikata, mungkin memang sudah rejeki si kucing. Lalu malam senin, ketika tengah asyik menyetrika pakaian (beginilah nasib seorang bujangan), dikagetkan oleh suara atau teriakan kucing yang sedang berkelahi, suaranya kencang sekali, sampai-sampai tanganku tersentuh setrika. Kemudian keesokan paginya, ketika membuka pintu, ada seekor kucing yang sedang duduk diatas motorku, gak tega rasanya mengganggu ketenangan kucing dalam nyenyak tidurnya, aku biarkan dia dan aku kembali untuk segera bersih-bersih badan atau biasa dikenal dengan nama “Mandi Pagi”, beruntung ketika selesai mandi, sikucing sudah bangun tidur dan tidak lagi berada di atas motorku. Setelah sarapan, ngopi dan ngerokok sambil memanaskan mesin motor, aku berangkat kerja menggunakan motor, lagi-lagi kucing bikin ulah.. nyebrang jalan seenaknya, untung saja aku masih sempat menginjak rem, dan membelokkan sedikit setang motor, sehingga tidak menabrak kucing tersebut, walau sempat membuat jengkel, tapi sudahlah namanya juga kucing…

Ternyata kucing bisa ngeledek juga, hari Rabu (5/5), ketika sedang duduk istirahat di pos Security, datang seekor kucing, yang kemudian rebahan dan langsung tidur tepat didepan saya… Tahu aja tuch kucing kalau aku juga sangat mengantuk sekali…

Yah itulah kucing…. Terkadang menggemaskan, terkadang pula menjengkelkan… dan ternyata sekarang ini ada banyak jenis kucing, bahkan ada juga istilah-istilah yang menggunakan kata “kucing”. Diantaranya yang banyak digunakan seperti “Malu-malu kucing..”, “Kucing-kucingan” dan “Kucing dalam karung”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: