Pengalaman pertama di PRJ

Sudah lama tinggal di Jabotabek, tapi yang namanya ke Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fairs, baru kemarin Minggu (20/6). He… he… he…..

Macet sekali perjalan menuju PRJ. Membutuhkan waktu lebih dari 2 Jam untuk ngantri masuk PRJ, ditambah lagi kemacetan di jalan-jalan utama Jakarta. Berangkat dari Tangerang pukul 12.30, dapat parkir pukul 16:30. Antri tiket 30 menit. Kurang lebih waktu itu yang dibutuhkan untuk memasuki area PRJ.

Memasuki area PRJ, langsung menuju Food Area. Setelah itu baru muter-muter area PRJ, keluar masuk stand, ambil berbagai macam brosur atau sekedar duduk di teras stand.

Beberapa hal menarik di area PRJ. Disana terdapat stand-stand propinsi. Saya tidak tahu apakah semua propinsi di Indonesia memiliki stand di PRJ atau tidak. Ada juga beberapa Kabupaten yang membuka stand di PRJ. Saya coba mencari stand propinsi Lampung, tapi saya tidak menemukannya. Sempat senang ketika melihat stand propinsi Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Bengkulu. Dalam hati berharap stand propinsi Lampung ada disekitar itu, tapi tetap tidak dapat menemukan stand propinsi Lampung. Rencananya mau membanggakan produk-produk khas Lampung seperti Kain Tapis, Keripik Pisang, dll, tapi semuanya gagal karena tidak berhasil menemukan stand propinsi Lampung.

Beralih ke stand elektronik terutama stand Laptop dan berharap mendapatkan harga diskon, tapi harga diskon tidak saya dapatkan pada Stand Laptop, begitu juga dengan stand Ponsel yang sudah memiliki brand/merek terkenal, tidak ada diskon disana. Harga Laptop dan Ponsel sama dengan harga di luar PRJ. Kecewa memang, tapi yah mau gimana lagi. Keluar stand elektronik dengan kecewa.

Pada stand pakaian, ada beberapa stand yang memberikan diskon, tapi entah mengapa saya tidak tertarik untuk membeli.

Yang sedikit menghibur malam itu adalah, PRJ diramaikan oleh 3 group band terkenal diantaranya : Zigaz, Drive dan Alexandra. Penampilan 3 group band ini yang di nantikan oleh pengunjung, terbukti dengan membludaknya penonton di depan panggung utama dimana 3 group band tersebut tampil.
Setelah puas berkelana di PRJ, pukul 21.30 memutuskan untuk kembali ke Tangerang. Sampai di Tangerang pukul 23.30. Langsung T.E.P.A.R……………zzzzzzzz

4 Responses to “Pengalaman pertama di PRJ”

  1. aku maLah tak pernah ke PeReje ech PRJ lagee..
    dulu ajah pas masih sd😀

    mungkin Lampung ndak ikutan mas,jadilah tak pasang standnya..

    siaps iap pegel kaki klu ke pRJ,makana aku ndak mau

    tapi pengen nyubain kerak telornya neeh😀

    • Mungkin juga yak….
      Bener banget tuch, harus siap-siap pegel kaki dan tingkat kesabaran yang tinggi kalo mau ke PeeRJe….
      Yang doyan makan atau yang maniak kuliner, mungkin PRJ dapat di jadikan tempat memuaskan hasrat untuk bersantap ria.
      Kerak Telor…. Kemarin sempat makan juga, harganya 15rb. Rasanya… Gak mau komen dech… Rasain sendiri aja… sekali coba, pasti……🙂

  2. Info yg sangat berguna nih….terima kasih sudah mau sharing dan salam kenal🙂

    Salam,
    Harga Ponsel

  3. ya sama dunk,,, pedahal kn lampung terkenal ma khas daerahnya,
    tp jangan kecewa masih banyak ko pameran2 laennya..
    x ja gubernur lampung lg mw ngadain di lampung pameran kyak di PRJ…
    tetep semangat ya LAMPUNG,,, cayoooooooooooo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: