Archive for tahun baru islam

Tahun Baru Hijriyah Dan Tahun Baru Masehi

Posted in Lain-lain, Opini with tags on January 12, 2009 by hairulef

Kita memasuki dua tahun baru hampir bersamaan yakni tahun baru Hijriyah (1430 H) dan tahun baru Masehi (2009). Berbagai macam kegiatan dilaksanakan untuk menyambut kedua tahun baru tersebut, termasuk saya. Saya mencoba untuk berbagi cerita kepada para netter semua tentang kegiatan saya dalam menyambut dua tahun baru tersebut.

TAHUN BARU HIJRIYAH 1430

Menyambut tahun baru Hijriyah, saya bersama teman-teman di komunitas Tiens168 menyambut dengan membaca Al-Qur’an dan berdo’a bersama. Sejak sore kami sudah berkumpul di Basecamp, Citra Raya, hari Minggu 28 Desember 2008. Kami membicarakan tentang strategi bisnis kami, sambil menunggu waktu. Tepat pukul 24.00, kami memulai acara penyambutan tahun baru Hijriyah. Dimulai dengan pembacaan Al-Qur’an dilanjutkan dengan do’a bersama, yang dipimpin oleh Bapak H. M. Banjir Iqbal, yang juga sebagai Leader Tien168. Kami juga mengirikam do’a kepada keluarga yang sudah tiada. Saya sangat terharu saat do’a besama, karena pada waktu itu kami mendo’akan orang tua dan keluarga. Tak terasa air masa saya mengalir, saya teringat akan ayah saya yang telah tiada…. Semoga Allah mengampuni dosanya dan menerima segala amal ibadahnya serta menempatkan beliau di surga… Amien……. Saya juga teringat kepada Ibu… Saya sedih karena belum dapat membahagiakan Ibu yang selama ini telah merawat dan menjagaku dengan penuh kasih sayang…. Semoga Allah memberikan yang terbaik untuk Ayah dan Ibuku. Kami juga berdoa dan berharap campur tangan allah dalam segala kehidupan kami, agar kami dapat melangkah dan berusaha dengan tenang, terutama dalam bisnis kami agar meraih kesuksesan dengan tidak mengurangi kadar keimanan kami.

Banyak do’a lainnya seperti : Pengakuan atas segala dosa dan permohonan ampun, Mengharap dikarunia keluaga yang bahagia dan soleha, Mengharap kemudahan dalam segala macam urusan, Mengharap kesuksesan dalam bisnis dan karir dan masih banyak do’a lainnya. Continue reading